-
-
8:32
»
Yuni Ambarwati
Ketika kuterjaga di fajar yang gemetar, kusingkap selimut malam perlahan. Kau datang tiba-tiba tanpa kata. Diam saja. Tak juga kutemukan apa-apa di mata coklatmu, kecuali secuil kebimbangan yang entah sejak kapan bergelayut di sana? Kau datang di setiap sunyi, di setiap bimbang, di manapun…, pada saat apapun. Pagi hingga petang….Siang hingga malam. Kau ada…
Seperti pagi [...]
-
-
12:07
»
Yuni Ambarwati
Hujan sepagi ini, daun daun basah. Bulir air menggantung berat pada kelopak mawar jingga. Kuntum bunga matahari yang baru saja mekar tersenyum menyambut titik titik yang rekah bersama fajar.
Jalanan basah, juga setapak kecil yang dikiri kanannya ditumbuhi angsana menjulang itu, dipenuhi guguran bunga kuning menebar keharuman eksotis. Magis.
Lalu ingatanku terbang, mengawang pada kenangan yang dihadirkan [...]
-
-
12:29
»
Yuni Ambarwati
Pergilah seperti uap, karena kutau, kau akan kembali sebagai hujan.
“Kalau kau ada waktu, jemput aku di bandara Jum’at pagi. Aku berangkat dengan penerbangan pertama”
Aku menimang-nimang ponselku setelah membaca pesan yang sangat tibatiba itu. Bimbang. Kaukah itu? yang berjanji datang menemuiku, setelah ratusan purnama kulewati tanpamu?
“Ya, tentu…aku akan menjemputmu”
Kuhela nafas, sesak. Ada yang mengganjal ketika membalas pesanmu.
Antara percaya [...]
-
-
13:05
»
Yuni Ambarwati
3 months for now, 6 months to go…
Baby…. Can’t wait to see you soon..
Stay strong, stay safe inside of me..
Posted in corat coret
-
-
8:47
»
Yuni Ambarwati
Saya bukan penggemar Mulan Jameeldong ini. Hanya beberapa lagunya saja yang sering mampir di telinga saya, dan tak satupun yang hapal.
Sambil memasang kancing blazer, sayup sayup suara si Mulan terdengar. Awalnya gak terlalu memerhatikan. Tapi lama lama saya kok penasaran juga dengan liriknya yang menurut saya aneh dan membuat saya berpersepsi ganda hehehe….
Ooooo ternyata [...]
-
-
9:44
»
Yuni Ambarwati
Alif : “Bunda, ceritain waktu kakak lahir dong !”
Saya : “Waktu kakak lahir, kaki kakak diangkat sama dokternya, trus dibalik, kepala kakak di bawah, pantat kakak ditepuk-tepuk biar nangis”
Alif : “Berarti dokter itu sukanya nangisin anak bayi ya?”
Saya : “Oooo bukan begitu sayang, bayi yang baru lahir memang disuruh nangis, biar paru-parunya berkembang, kalau gak [...]
-
-
10:59
»
Yuni Ambarwati
Berkali aku melirik layar ponsel yang kuletakkan di ujung bantal. Berharap suaramu menyapa sebelum mimpi indah tentangmu menjelang, atau hanya sekedar pesan selamat tidur, cukuplah buatku. Ah..Mendung, kau membuatku mencandumu…
“Beep” layar ponselku berkedip.
“sleep tight, Aldi…”
“Tentu, Mendung…dengan kau yang menjadi bidadari mimpiku”
Kubalas pesannya dengan tersenyum. Ah kuharap ini bukan rasaku saja. Kuharap kaupun menyimpan debar yang [...]
-
-
14:40
»
Yuni Ambarwati
Pagi menjelang…sama seperti pagi-pagi sebelumnya. Ketika aku melintasi pagar rumahnya, hanya sepi saja yang kudapati yang bercengkrama dengan perempuan bermata mendung. Hey, dia menatapku…!? menatap kosong ; entah ke arahku entah pada sekumpulan kupu2 yang hinggap di bunga warna warni itu. Ingin rasanya menyapanya, lebur dalam apa yang dia lamunkan. Atau sekedar menjabat tangan mungilnya.
Ah..mungkin tidak [...]
-
-
14:52
»
Yuni Ambarwati
“Tolong gantikan saya hadir dalam rapat dengan bagian ini ya !”
“Tolong gantikan saya, saya diundang tapi tidak bisa datang !”
“Nanti bisa kan gantikan saya miting anggaran?”
Perintah dan pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban kecuali kesiapan, hampir setiap hari saya terima dari atasan saya. Bahkan di rapat maha penting sekalipun, beliau hanya mengirimkan pesan singkat yang isinya [...]
-
-
12:23
»
Yuni Ambarwati
Heran dengan kosakata teman sekerja saya. Kamus lengkap bahasa indonesia banyak sekali memuat kata yang bermakna, memiliki rasa, dan indah. Tapi kenapa kata yang disusun menjadi kalimat yang sangat sumbang di telinga ? menyakitkan !
Siang ini misalnya :
“Ba****an, nangndi wae kowe cuk? gaweanmu mosok tok kon aku sing ngarap?” (Ba****an, kemana saja kamu cuk, masa [...]