Jam tangan saya sudah menunjukan 12 lebih sepuluh menit,padahl saya ada janjian dengan rekan2 saya untuk nongton pilm disalah satu bioskop di semarang pukul 12.30.
Huaaa..??jarang sekali saya punya kekuatan untuk bela-belain nongton pilm. Dimana diluar kost saya sudah turun hujan. Tiga atau empat kali dalam beberapa menit,petir sudah meraung2 dan menyambar.
Ada feeling yg membuat saya males keluar kost,apalagi sekarang di kost sudah terhubung kabel internet..huaaaaaaaa..begitu saya “setianya” dengan dunia internet hingga saya punya kemalesan untuk keluar kost.
Mau tehe..????
Hengpon saya berteriak,ada nada telpon dan juga SMS,ini pertanda rekan saya sudah di tempat bioskop yg sudah di sepakati sebelumnya.
Hujan makin deras,awan gelap juga makin menyebar hingga saya punya pikiran,klo hujan ini rata menguyur kota semarang ini.
Detik tidak lantas bisa di ajak berdiskusi,lambat tapi pasti waktu berputar terus. Motor saya geber menerjang mobil2 yg ada di jalan. Siang itu saya emang sengaja tidak mengenakan jas hujan,logika saya berkata:,”ah,mungkin yg hujan hanya 3-6 kilometer dari lokasi kost saya”..[red-percaya logika].
Teras,atau tempat2 yg bisa berteduh sudah banyak di isi para pengendara motor yg takut akan hujan. Ada beberapa mereka yg pake baju batik atau baju pegawai toko.
Jelas,alesan meraka pasti berteduh sambil menunggu hujan,seraya berharap baju mereka tidak terlalu basah.
Saya cenderung “ndablek” [red-bandel],sebab di pikiran saya,hujan hanya diturunkan pada wilayah tertentu,bukan seluruh kota semarang.
Berhubung air hujan sudah membasahi celana,hingga celana dalam maka saya ambil jas hujan yg ada ditas saya.
Cari tempat berteduh sementara sambil mengenakan jas hujan.!!! Yah,berharap celana dalam saya tidak basah,hingga pas nongton di bioskop tidak kedinginan. [red-itunya..u knowlah].
Jas hujan sudah nempel di badan saya,motor tetep saya geberrrr…sesekali saya lihat dihalte2 banyak orang yg berteduh dan anehnya ada bbrp mereka yg menggunakan jas hujan juga.
Emang hujan saat itu lagi puncak2nya. Dan aneh, kurang lebih 7 kilo dari tempat bioskop yg sebagai center point kita bertemu. Tidak sama sekali ada hujan..!!!!
Aspal bener2 kering dan bahkan muncul juga matahari siang itu..sungguh aneh.
Orang2 yg pengendara bersebrangan dengan saya,[red-beda arah].mereka menatap dengan mata aneh,Mungkin mereka berkata” Ga hujan kok pake jas hujan”..!!
Dalam hati saya misuh..” HANCUKKK..!!! daerah atas hujan CUK.”..!!!”
Sesampenya di parkiran,tukang parkir berkata “wah,wilayah atas hujan ya mas..??” dan aku menjawab “iya mbak,wilayah atas hujan deres banget”,sambil mengulurkan uang buat bayar parkir.

Moral cerita :
Jika anda terkena masalah,Problem,atau apapun itu yg mempengaruhi pikiran anda.Percayalah dengan apa yg ada di jidat anda..percaya apa yg di LOGIKA anda.
Hujan atau masalah emang akan selalu dan selau timbul, tapi jangan pernah berhenti atau menunggu masalah itu selesai hanya duduk berdiam diri..!!! Lakukan Action..!!! atau selalu ber-rotasi.
Dan percaya,hujan hanya turun pada wilayah tertentu…masalah itu hanya pada titik tertentu,jika anda bertidak lebih cepat,saya yakin masalah akan cepet teratasi.
“Deje el mundo cambiarle y usted puede cambiar el mundo”
Biarkanlah dunia akan merubahmu,maka hal sebaliknya.. kau akan bisa dunia sesukamu..!!!
Salam
Pepeng
eScoret
nb : terinspirasi dr film the argentine


























