-
-
19:48
»
Monika Windriya Satyajati
E… kayaknya judulnya lebay ya?
Masih ingat masa-masa ketika kamu masih anak-anak? Lari-larian sama teman, belajar naik sepeda, atau, main bola terus berantem sama anak lain. Waktu kecil kita banyak mencoba, waktu kecil kita banyak belajar, waktu kecil kita banyak ingin tahu, dan tak jarang pula kita terluka. Saya ingat sekali waktu saya masih [...]
-
-
15:02
»
Monika Windriya Satyajati
Menulis itu bukan hal yang mudah, sesederhana apa pun tulisan itu.
Bahkan saat tulisan telah dimulai, tidak mudah untuk menjaga konsistensi, untuk melanjutkannya sampai akhir. Yang kemudian melahirkan sembilan drafts tulisan tak selesai di sini.
Jika blog ini adalah kertas, maka saya sudah punya pena yang tak bertinta.
-
-
23:54
»
Monika Windriya Satyajati
Sewaktu pertama kali saya belajar biola, hal pertama yang diberikan oleh guru saya adalah belajar menjepit biola. Untuk bisa memainkan biola dengan lancar, seorang pemain biola memang harus menaruh beban biola di bahunya, bukan di tangannya, jadi tangan dan jari-jarinya bebas bergerak saat bermain biola. Nah, pertanyaan saya pada waktu itu adalah: bagaimana cara menjepit [...]
-
-
17:45
»
Monika Windriya Satyajati
Percakapan dengan seorang pasien anak di Ruang Bermain, bocah laki-laki yang baru berumur 4 tahun.
Si bocah: “Aku nanti pulang lho, mbak!”
Saya: “Lho, udah pulang to? Kenapa?” secara saya tahu dia lagi nunggu obat kemoterapi
Si bocah: “Kan mau 17-an.”
Saya: “Wah… seneng ya. Mau ikut lomba?”
Si bocah: “Mmm…” diam sejenak “Mau nonton dangdutan!”
HEH?!
-
-
13:50
»
Monika Windriya Satyajati
Suatu siang di ruang bermain…
Mbak Vera: “Ayo, Tio. Coba baca ini”
Tio: (mengeja) “Pe-E-eR-A-Ha-U!”
Mbak Vera: “Bacanya?”
Tio: “KAPAL!”
-
-
15:18
»
Monika Windriya Satyajati
Sudah lama tidak menikmati permainan musik klasik secara langsung, dua hari yang lalu saya akhirnya menonton sebuah resital piano yang diselenggarakan di Auditorium FK UGM. Resital ini diselenggarakan oleh Karta Pustaka-Erasmus Huis, yang memang sudah sering menyelenggarakan resital di tempat yang sama. Harga tiketnya pun hanya lima ribu rupiah. Sangat murah untuk sebuah resital piano [...]
-
15:18
»
Monika Windriya Satyajati
Sudah lama tidak menikmati permainan musik klasik secara langsung, dua hari yang lalu saya akhirnya menonton sebuah resital piano yang diselenggarakan di Auditorium FK UGM. Resital ini diselenggarakan oleh Karta Pustaka-Erasmus Huis, yang memang sudah sering menyelenggarakan resital di tempat yang sama. Harga tiketnya pun hanya lima ribu rupiah. Sangat murah untuk sebuah resital piano [...]
-
-
0:03
»
Monika Windriya Satyajati
Waktu kecil, saya sering kurang mudeng saat baca koran. Maklum, bahasa yang digunakan di koran memang lebih ditujukan untuk mereka yang setidaknya sudah “dewasa secara kognitif”. Nah, untungnya, koran lokal yang sering saya baca waktu kecil sering menampilkan infografis. Yup, seni grafis yang mampu memberikan informasi Saya ngga perlu mendeskripsikan, karena saya juga bingung [...]
-
-
21:44
»
Monika Windriya Satyajati
Hari ini tak banyak anak di ruang bermain. Selama beberapa jam saya menjaga, hanya 2 orang anak yang sempat mampir sebentar, dan juga seorang ibu yang hanya mengembalikan pinjaman mainan.
Sisanya sepi.
Saya tidak mendengar sambutan I saat saya datang karena dia sudah pulang. Padahal saya senang sekali mendengar teriakan cerianya saat saya datang, “Berpelukan!”
Saya [...]
-
-
15:03
»
Monika Windriya Satyajati
Saya tak pernah mengira mati akan menjadi satu hal yang biasa bagi saya. Sejak saya bertugas di Ruang Bermain, sudah beberapa kali saya mendengar tentang pasien yang meninggal. Anak-anak di Ruang Bermain kebanyakan masih sangat kecil. Anak berumur 10 tahun saja kami anggap sudah besar. Rata-rata mereka berusia 4-5 tahun. Ada juga yang masih [...]