setiap masjid pasti mempunya agenda sendiri dalam melalui bulan ramadhan. walaupun agenda tersebut hampir bisa dikatakan serupa bahkan sama. dan setiap masjid juga mempunyai jumlah yang berbeda-beda dalam rakaat tarawih. dan ini hasil survey amma saat melakukan sholat tarawih di setiap masjid yang amma datangi. walaupun masih terletak satu kecamatan, namun berbeda juga..
+Masjid Al huda - harnas
masjid ini letaknya sekitar 500 m dari rumah amma. tepatnya terletak di daerah mantrijeron. untuk sholat tarawih dimasjid ini harus datang 10 menit sebelum memasuki waktu isya. soalnya setelah adzan dikumandangkan, langsung iqomat dan sholat isya. dilanjut dengan sholat sunnah, ceramah kira-kira 15 menit. setelah itu sholat sunnah iftitah baru dilanjut sholat tarawih 11 rakaat. surat-surat yang dibaca pada tarawih lumayan panjang, dan ayat-ayat tersebut dibaca dengan suara yang merdu nan indah. kebanyakan yang tarawih adalah pemuda pemudi, orang tua atau yang sudah sepuh bisa dihitung dengan jari. untuk sholat tarawih anak-anak kecil disediakan tempat sendiri. hal ini dilakukan agar tidak mengganggu kekhusuan dari para jamaah.
+ masjid al hidayah-minggiran
masjid ini terletak dikampung minggiran yang berada di belakang rumah amma, jaraknya sekitar 500 m juga. untuk sholat di masjid ini kita tidak harus terburu-buru datangnya. soalnya setelah adzan dikumandangkan ada jeda waktu sekitar 15 menit untuk bersiap-siap kemudian sholat isya, sholat sunnah, ceramah, sholat iftitah, dan tarawih 11 rakaat. sholat sunnah iftitah dimasjid ini dilakukan secara berjamaah. sama seperti di masjid al huda harnas, surat-surat yang dibaca juga lumayan panjang dan disuarakan dengan alunan yang merdu nan indah. dari pantauan amma, jamaah yang sholat tarawih dimasjid ini justru para orang tua. pemuda dan pemudi bisa dihitung dengan jari. juga setiap ceramah, kebanyakan jamaah sepuhnya asyik mengobrol sendiri-sendiri. sama seperti masjid al huda harnas, disinipun untuk sholat tarawih anak-anak tempatnya terpisah.
+Masjid Jogokaryan
terletak agak jauh dari rumah. sebenarnya masjid ini bisa dicapai dengan jalan kaki, hanya saja jarak tempuhnya lebih panjang jadi setiap ke masjid ini amma selalu menggunakan becak atau motor. dan kita harus sampai di masjid ini 15 menit sebelum adzan isya. masjid ini selalu penuh dan menjadi pusat kegiatan selama bulan ramadhan. agenda utama yang selalu dilaksanakan yaitu diadakannya kampung ramadhan. dimana setiap sore selama ramadhan disepanjang jalan jogokaryan ini banyak penjual dadakan yang menjajakan makanan, minuman, jajanan untuk berbuka puasa. selain itu ada juga stand buku, kegiatan jurnalistik, bedah buku dan masih banyak lagi. untuk sholat tarawih disini, mental kita harus kuat. karena surat-surat yang dibaca pada tiap rakaatnya adalah hampir 1 juz.
+masjid ngadinegaran
letaknya lumayan jauh, tapi jujur saja amma ndak sampai sholat tarawih disini. untuk sholat isya nya saja bisa memakan waktu 1/2 jam. itu hanya untuk 4 rakaat. makanya setelah sholat isya selesai amma langsung ngabur pulang dan sholat tarawih sendiri dirumah.
+Masjid di jalan Gejayan (dekat toko buku toga mas)
masjid ini terletak di wilayah kabupaten sleman (jadi amat sangat jauh dari rumah saya yang termasuk wilayah kota DIY). nggak sengaja juga sholat tarawih disini, lah wong cuma mampir sebelum makan besar untuk buka puasa di taman kuliner. untuk membatalkan puasanya sendiri, saya memilih angkringan manut nite (dekat fak. peternakan ugm). setelah itu sholat maghrib di masjid depan percetakan kanisius. sambil menunggu waktu isya dan sholat tarawih, mampir dulu ke toga mas.
dimasjid ini, sholat tarawihnya sebanyak 23 rakaat. setiap 2 rakaat salam. dan surat yang dibaca pada rakaat ke dua pastilah al ikhlas. tapi jujur saja, saya kepuntal-puntal sholat dengan 23 rakaat. masya Allah cepet banget. belum selesai baca takhyat, eh sudah salam. weleh..weleh..
namun, saya hanya mengikuti sampai 8 rakaat. yang 3 alias witirnya saya lakukan sendiri dirumah (biasanya sih sebelum sahur sekalian sholat tahajud). baru kemudian menuju Taman Kuliner..mamam..mamam..disana…
Ps. saya sendiri tidak ikut sholat iftitah, karena takut dikatakan taqlid. lah wong saya tidak tahu maksud dari sholat iftitah itu kok yo. dan sebenarnya pengin juga sholat tarawih di masjid2 yang lain..tapi ndak bisa..keburu kena palang merah
.