28 March 2017 • Selamat Malam

event - kegiatan

Perjalanan Seribu Buku

Buku-buku hasil sumbangan Gerakan 1000 buku sudah sampai di Yogyakarta pada hari Senin, 15 Desember 2008. Kemudian, pada hari Jumat, 19 Desember 2008 sebelum Juminten-an, jelatawan-jelatawati CA membongkar kardus tersebut dan menyortir ulang sekaligus memberi sampul plastik pada beberapa buku yang masih telanjang. Dengan suntikan semangat dari Jakarta, Mas Iman dan Sarah, jelata bahu membahu meneruskan pekerjaan yang sudah dimulai oleh teman-teman BHI di Jakarta sebelumnya. Efek siomay, dan soft drink serta jajanan lainnya cukup ampuh untuk menahan jelata berbetah-betah dengan tumpukan buku. Buku-buku disortir ke dalam beberapa kategori yang lebih detail, antara lain buku sekolah berdasarkan stratanya, buku cerita berdasarkan kategori usia dan sebagainya.

ca-buku0

Hari Minggu, jelata kembali berkumpul di markas Sitisewu untuk mempersiapkan kunjungan pertama ke perpustakaan di dusun Gemer, Ngargomulyo, Dukun, Magelang di lereng gunung Merapi. Dua buah kardus segera diikat super-kencang dengan tali tambang sepanjang 10-an meter. Sementara jelata lainnya berpasangan mengendarai kuda besi, Nico dan Senafal memilih untuk ditemani kardus dalam perjalanan Jogja-Magelang. Sehingga formasi saat berangkat adalah : Saya dan Herman, Alle dan Amma, Funkhit soliter, Leksa soliter, Choro dan Peter, Senafal dan kardus, Nico dan kardus, serta Annosmile dan Memeth.

ca-buku1

Separuh perjalanan pertama adalah jalanan ramai menyebalkan melawan kendaraan-kendaraan besar yang menuju ke arah Semarang, namun sisa perjalanannya sangat menyenangkan. Pemandangan sepanjang jalan yang penuh sawah menghijau, membuat perjalanan terasa lebih cepat. Sekali rombongan berhenti untuk foto-foto dan makan siang. Di sebuah pertigaan yang sudah sangat dekat desa Ngargomulyo, kami menemukan Nasi Resah yang menjadi menu pembasmi rasa lapar durjana. Jelatawan-jelatawati yang sudah kelaparan menyantap Nasi Resah ditemani lauk kerupuk. Cuma Alle yang memilih lotis buah sebagai menu makan siang.ca-buku2

Perjalanan dilanjutkan ke dusun Gemer yang letaknya hanya 7-8 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Sayangnya, kabut tebal menutup hampir seluruh badan gunung sehingga kami tidak bisa menyaksikan pemandangan yang lebih baik. Walaupun begitu, bentangan sawah serta udara sejuk sudah bisa menjadi pelipur lelah setelah perjalanan jauh.ca-buku3

Motor kami parkir di rumah salah satu penduduk yang mengurusi perpustakaan di dusun tersebut, yaitu Pak Giyanto yang sehari-harinya juga mengajar di desa setempat. Karena yang bersangkutan belum pulang mengajar, maka kami bersilaturahmi ke beberapa pengurus perpustakaan lainnya. Sambil menyusuri lorong-lorong antar rumah berdinding batu, bertemu dengan para pencari kayu, pencari rumput serta bertemu banyak anjing-anjing bersliweran, kami menikmati udara lereng pegunungan yang sejuk.

Sebelumnya, sebagai info, di dusun Gemer sudah ada perpustakaan. Meski belum menempati bangunan permanen, atau masih numpang di rumah penduduk, namun perpustakaan ini sudah berjalan, Walaupun kemudian, minimnya pengawasan serta masih rendahnya kesadaran untuk menjaga koleksi, membuat perpustakaan di dusun ini pun pasang surut. Di sebuah petak lahan, sudah terkumpul pasir, batu dan beberapa sak semen untuk membangun sebuah bangunan permanen agar perpustakaan lebih terorganisir dengan baik. Rencananya awal tahun ini, jika tak ada aral bangunan sudah bisa ditempati dan berfungsi sebagai perpustakaan. Kami pun berniat untuk datang ke sana membantu jika berkesempatan waktu yang longgar.ca-buku4

Sementara itu, koleksi buku yang kami antar dititipkan di rumah penduduk yang sebelumnya juga sudah mengurusi perpustakaan. Ke depannya kami berharap keterlibatan CA di perpustakaan ini bukan hanya kirim-selesai. Namun ada sebuah program berkelanjutan untuk ikut membangun budaya membaca di kalangan warga sekitar. Beberapa opsi yang sudah diwacanakan yaitu story-telling yang kisahnya diambilkan dari koleksi perpustakaan setempat, menonton film edukatif, atau pengumpulan karya menulis. Ide terakhir berasal dari Pakde Mbilung, dengan harapan perpustakaan ini tak hanya mengasah budaya membaca, tapi sekaligus budaya menulis.

Setelah menyerahkan koleksi buku, kami pun melanjutkan pulang ke Jogja sebelum gelap.


20 Komentar

  1. Menkopul

    Link dll nanti menyusul :d

  2. KaVi_BorLaNd

    anak plurk semua yack.. :)>-

  3. mizan

    Wah mantap…

    Yang jatah Loenpia.net blom disalurkan nih.
    Doakan ya semoga bisa secepatnya

  4. penggemar lotis

    lotisnya lumayan mengenyangkan :d

  5. aGoonG

    Sungguh mulia kegiatan kalian

  6. Artha

    wah..
    saya jadi terinspirasi teruslah berkreasi dan mengabdi

    http://arthaliwa.wordpress.com

  7. ndebakulsempak

    salut ama perjuangan para jelata ;)

  8. senafal

    pertama..

    serba pertama..

    pertama ikut aksi total CA..
    pertama nama saya disebut..
    pertama saya komen di sini..

    :”>

  9. abdee

    salutt…. pingin rasanya gabung cah andong…
    ndak tau kenapa kayaknya kok ndak pede

  10. nico

    @abdee: napa gag pede mas. kita jelata biasa aja kok. tu liat aja di poto yg di jembatan, yang pake celana pendek item, ndeso gayane :D

  11. arya

    mantap tenan. saluto.

  12. funkshit

    nixo mentang2 mau pindah jadi anak gwul jakarta jadi di pol pol kan ndeso nya . .

  13. ngodod

    aseeemmm, ra iso melu :((
    kudu nguli….

  14. bangsari

    laporan yang lengkap. malahan jauh lebih lengkap daripada anak anak HI dewe.

    makasih kerjasama dan dukungannya dab!

  15. uut

    Salut… terus berjuang, walaupun dengan segala keterbatasan.

  16. yogie

    LANJUTKAN, TEMAN-TEMAN…!!! MERDEKA..!!!
    :d

  17. MaNongAn

    ma’af, karena waktu mendesak …… itu buku gak disortir dulu, jadinya kalean deh yg kena getahnya utk sortir sebelum di distribusikan.

    SuLaMaT!!

    .::he509x™::.

  18. cipto

    gendhot hebattt oiii, wong ndeso dadi artis koyok tukul arwana….:d:d:d:d

  19. Wiwit

    Kegiatannya asyik banget euy. Bisa ikutan gak ya..? Caranya bagaimana..?

  20. FE_Gumilar

    Saya baru pertama mengunjungi cah andong..
    Sangat salut dan terkesan dengan kegiatan teman-teman..
    Ta pasang bannernya ya..


Silakan Berkomentar

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

bulaksumur