Buku-buku hasil sumbangan Gerakan 1000 buku sudah sampai di Yogyakarta pada hari Senin, 15 Desember 2008. Kemudian, pada hari Jumat, 19 Desember 2008 sebelum Juminten-an, jelatawan-jelatawati CA membongkar kardus tersebut dan menyortir ulang sekaligus memberi sampul plastik pada beberapa buku yang masih telanjang. Dengan suntikan semangat dari Jakarta, Mas Iman dan Sarah, jelata bahu membahu meneruskan pekerjaan yang sudah dimulai oleh teman-teman BHI di Jakarta sebelumnya. Efek siomay, dan soft drink serta jajanan lainnya cukup ampuh untuk menahan jelata berbetah-betah dengan tumpukan buku. Buku-buku disortir ke dalam beberapa kategori yang lebih detail, antara lain buku sekolah berdasarkan stratanya, buku cerita berdasarkan kategori usia dan sebagainya.

Hari Minggu, jelata kembali berkumpul di markas Sitisewu untuk mempersiapkan kunjungan pertama ke perpustakaan di dusun Gemer, Ngargomulyo, Dukun, Magelang di lereng gunung Merapi. Dua buah kardus segera diikat super-kencang dengan tali tambang sepanjang 10-an meter. Sementara jelata lainnya berpasangan mengendarai kuda besi, Nico dan Senafal memilih untuk ditemani kardus dalam perjalanan Jogja-Magelang. Sehingga formasi saat berangkat adalah : Saya dan Herman, Alle dan Amma, Funkhit soliter, Leksa soliter, Choro dan Peter, Senafal dan kardus, Nico dan kardus, serta Annosmile dan Memeth.

Separuh perjalanan pertama adalah jalanan ramai menyebalkan melawan kendaraan-kendaraan besar yang menuju ke arah Semarang, namun sisa perjalanannya sangat menyenangkan. Pemandangan sepanjang jalan yang penuh sawah menghijau, membuat perjalanan terasa lebih cepat. Sekali rombongan berhenti untuk foto-foto dan makan siang. Di sebuah pertigaan yang sudah sangat dekat desa Ngargomulyo, kami menemukan Nasi Resah yang menjadi menu pembasmi rasa lapar durjana. Jelatawan-jelatawati yang sudah kelaparan menyantap Nasi Resah ditemani lauk kerupuk. Cuma Alle yang memilih lotis buah sebagai menu makan siang.
Perjalanan dilanjutkan ke dusun Gemer yang letaknya hanya 7-8 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Sayangnya, kabut tebal menutup hampir seluruh badan gunung sehingga kami tidak bisa menyaksikan pemandangan yang lebih baik. Walaupun begitu, bentangan sawah serta udara sejuk sudah bisa menjadi pelipur lelah setelah perjalanan jauh.
Motor kami parkir di rumah salah satu penduduk yang mengurusi perpustakaan di dusun tersebut, yaitu Pak Giyanto yang sehari-harinya juga mengajar di desa setempat. Karena yang bersangkutan belum pulang mengajar, maka kami bersilaturahmi ke beberapa pengurus perpustakaan lainnya. Sambil menyusuri lorong-lorong antar rumah berdinding batu, bertemu dengan para pencari kayu, pencari rumput serta bertemu banyak anjing-anjing bersliweran, kami menikmati udara lereng pegunungan yang sejuk.
Sebelumnya, sebagai info, di dusun Gemer sudah ada perpustakaan. Meski belum menempati bangunan permanen, atau masih numpang di rumah penduduk, namun perpustakaan ini sudah berjalan, Walaupun kemudian, minimnya pengawasan serta masih rendahnya kesadaran untuk menjaga koleksi, membuat perpustakaan di dusun ini pun pasang surut. Di sebuah petak lahan, sudah terkumpul pasir, batu dan beberapa sak semen untuk membangun sebuah bangunan permanen agar perpustakaan lebih terorganisir dengan baik. Rencananya awal tahun ini, jika tak ada aral bangunan sudah bisa ditempati dan berfungsi sebagai perpustakaan. Kami pun berniat untuk datang ke sana membantu jika berkesempatan waktu yang longgar.
Sementara itu, koleksi buku yang kami antar dititipkan di rumah penduduk yang sebelumnya juga sudah mengurusi perpustakaan. Ke depannya kami berharap keterlibatan CA di perpustakaan ini bukan hanya kirim-selesai. Namun ada sebuah program berkelanjutan untuk ikut membangun budaya membaca di kalangan warga sekitar. Beberapa opsi yang sudah diwacanakan yaitu story-telling yang kisahnya diambilkan dari koleksi perpustakaan setempat, menonton film edukatif, atau pengumpulan karya menulis. Ide terakhir berasal dari Pakde Mbilung, dengan harapan perpustakaan ini tak hanya mengasah budaya membaca, tapi sekaligus budaya menulis.
Setelah menyerahkan koleksi buku, kami pun melanjutkan pulang ke Jogja sebelum gelap.
22 December 2008 14:56:29 pakai
Link dll nanti menyusul
22 December 2008 15:03:55 pakai
anak plurk semua yack..
22 December 2008 15:05:12 pakai
Wah mantap…
Yang jatah Loenpia.net blom disalurkan nih.
Doakan ya semoga bisa secepatnya
22 December 2008 15:22:44 pakai
lotisnya lumayan mengenyangkan
22 December 2008 15:57:01 pakai
Sungguh mulia kegiatan kalian
22 December 2008 16:25:01 pakai
wah..
saya jadi terinspirasi teruslah berkreasi dan mengabdi
http://arthaliwa.wordpress.com
22 December 2008 17:51:23 pakai
salut ama perjuangan para jelata
22 December 2008 20:36:12 pakai
pertama..
serba pertama..
pertama ikut aksi total CA..
pertama nama saya disebut..
pertama saya komen di sini..
:”>
22 December 2008 20:41:36 pakai
salutt…. pingin rasanya gabung cah andong…
ndak tau kenapa kayaknya kok ndak pede
22 December 2008 23:57:40 pakai
@abdee: napa gag pede mas. kita jelata biasa aja kok. tu liat aja di poto yg di jembatan, yang pake celana pendek item, ndeso gayane
23 December 2008 04:30:21 pakai
mantap tenan. saluto.
23 December 2008 13:36:30 pakai
nixo mentang2 mau pindah jadi anak gwul jakarta jadi di pol pol kan ndeso nya . .
24 December 2008 08:08:26 pakai
aseeemmm, ra iso melu
kudu nguli….
24 December 2008 09:18:32 pakai
laporan yang lengkap. malahan jauh lebih lengkap daripada anak anak HI dewe.
makasih kerjasama dan dukungannya dab!
28 December 2008 16:21:58 pakai
Salut… terus berjuang, walaupun dengan segala keterbatasan.
3 January 2009 09:47:49 pakai
LANJUTKAN, TEMAN-TEMAN…!!! MERDEKA..!!!

7 January 2009 12:36:52 pakai
ma’af, karena waktu mendesak …… itu buku gak disortir dulu, jadinya kalean deh yg kena getahnya utk sortir sebelum di distribusikan.
SuLaMaT!!
.::he509x™::.
3 March 2009 09:26:13 pakai
gendhot hebattt oiii, wong ndeso dadi artis koyok tukul arwana….



4 March 2009 01:13:57 pakai
Kegiatannya asyik banget euy. Bisa ikutan gak ya..? Caranya bagaimana..?
2 April 2009 04:21:10 pakai
Saya baru pertama mengunjungi cah andong..
Sangat salut dan terkesan dengan kegiatan teman-teman..
Ta pasang bannernya ya..