
Pada suatu malam yang lengas tempo hari, saya mendapat pesan singkat dari seorang kawan:
TPC akan berULTAH tgl 10 Nov. Kami dari panitia meminta kesediaan rekan-rekan komunitas utk mengucapkan ungkapan selamat ULTAH kepada TPC melalui media blog komunitas.
Saya terhenyak, dalam lalu-lalang dinamika CahAndong, saya melewatkan perkembangan arek-arek di Surabaya sana. Komunitas Tugu Pahlawan telah menempuh satu tahun pertamanya! Atas permintaan sang teman itu, mewakili semua anggota CahAndong, saya mengucapkan SELAMAT ULTAH! Bagaimanapun juga satu tahun adalah masa penting, karena interaksi pada masa-masa itu menentukan warna dan bentuk sebuah komunitas. Adalah sebuah kesungguhan besar komunitas TPC bisa berjalan sejauh ini.
Komunitas memang sebuah himpunan yang aneh. Berbeda dengan organisasi atau perusahaan, komunitas sangat sangat cair. Orang bebas datang dan pergi. Tiap orang boleh menyumbang warna komunitas itu. Satu-satunya yang merekatkan mereka, satu sama lain, adalah sebuah kepedulian yang sama.
Lalu bagaimana satu komunitas bisa solid dan yang lain tidak? Dalam buku besutan Scott Peck dijelaskan bahwa sebuah komunitas yang ‘matang’ haruslah melalui empat tahap alami yaitu: Pseudo Community, Kekacauan, Kekosongan, dan True Community.
Tahap pertama, Pseudo Community, terjadi ketika tiap orang di komunitas itu berusaha saling ramah dan main aman. Setiap orang berusaha menunjukkan kepribadiannya yang paling menarik.
Tahap Kekacauan terjadi ketika waktu dan proses telah mengijinkan tiap anggota untuk menampilkan sisi mereka yang lain. Perbedaan-perbedaan yang muncul sering menciptakan konflik dan perseteruan.
Tahap kekacauan akan diikuti dengan tahap Kekosongan, di mana tiap orang mulai berusaha memperbaiki kekacauan dan mengobati luka-luka, karena mereka telah mengakui luka dan kekecewaan yang mereka alami.
Tahap terakhir adalah tahap True Community. Kematangan telah mencapai komunitas ini dan ditandai dengan adanya rasa tepa-selira serta kemauan untuk mendengarkan dan mengerti kebutuhan anggota-anggota yang lain. Komunitas matang akan terbiasa membicarakan perbedaan dengan kearifan. Komunitas yang telah matang, tidaklah dipimpin oleh sejumlah individu, melainkan tiap individu menjadi pemimpin komunitas itu.
Mestinya ini adalah proses yang lama. Hitungannya tidak cuma bulan atau tahun, tapi banyak tahun. Teman-teman CahAndong, Wongkito, dan Tugu Pahlawan yang berulang-tahun baru melalui sepotong tahapan-tahapan itu. Demikian juga teman-teman dari Loenpia, Batagor, Blogor, BHI, Angin Mamiri, Palanta, dan BBC. Proses ini memang berat, tapi bahwa prosesnya akan menyenangkan itu pasti.
Dari Jelata
10 November 2008 11:22:40 pakai
Love it! Kyaaa~
Hihihiiii…. Entah kenapa senyum dan ketawa ga jelas gini..
10 November 2008 11:23:39 pakai
Eh kok ke-detect pakai PHP yo…
*berdoa supaya ini lancar*
10 November 2008 12:20:18 pakai
cah andong sampai pada tahap apa ?? kekacauan ya
10 November 2008 12:42:39 pakai
gun yg nulis? sikolohis sekali!
eh selamat ultah TPC!
10 November 2008 14:20:07 pakai
TPC …
Selamat ULTAH
*melu-melu*
10 November 2008 14:44:09 pakai
kakak ketua kelaslah yang menulis ini. Selamat Ultah buat TPC!
Kok laskar tanah suci belum ada yang komen yah?
10 November 2008 15:06:18 pakai
matur nuwun sanget ucapanNya..

11 November 2008 01:49:04 pakai
spertinya komunitas kami berada pada masa kekacuan
hepi bide TPC
11 November 2008 02:39:53 pakai
hepi belsdei juga TPC…
@ penulis : kok mengingatkan aku dg teori pembentukan kelompok ya….
Gun, gun, coba kau buka2 lagi itu buku2 psikologi kelompok *yg maba psikologi*
*kabur*
11 November 2008 17:29:55 pakai
Anggota TPC cuma Cemplux ya
11 November 2008 18:28:59 pakai
Boeat TuguPahlawan.Com

Met Oelang Tahoen
Salam kenal semoea
13 November 2008 16:47:47 pakai
met ultah TPC
15 November 2008 19:22:23 pakai
hepi besday….