
Kali ini kita akan menelusuri suatu tempat unik dan eksotis. Sebuah tempat yang amat sangat langka. Yaitu mengunjungi mercusuar di tepi Pantai Pandansari, Bantul, Yogyakarta.
Di sini pernah diadakan kopdar untuk menyambut kedatangan Nana dari Jakarta beberapa waktu yang lalu. Untuk liputan tentang kopdarnya silakan dibaca di blog lamanya Adi.
Keunikan dari pantai ini adalah selain mercusuar yang menjulang tinggi ini, pantainya masih bisa dibilang cukup perawan. Belum banyak wisatawan yang berkunjung ke sini karena pantai ini kalah pamor dengan Pantai Samas di sebelah timur atau pun Pantai Pandansimo di sebelah baratnya. Belum lagi akses ke pantai ini kurang memadai, yaitu jalan untuk menuju ke pantai ini masih rusak.
Jika pada liputan kemarin kita berada di Warung Mak Zam, dari Ngabean untuk menuju ke Pantai Pandansari ini sangatlah mudah. Kita tinggal menelusuri saja Jalan K.H. Wachid Hasyim ini menuju ke selatan, lurus terus ke arah Bantul, tepatnya ke arah Pantai Samas.
Sebelum memasuki areal Pantai Samas, akan ada papan petunjuk ke arah bumi perkemahan pramuka kwartir cabang Bantul. Ikuti jalan menuju buper ini tapi jangan masuk ke bupernya. Ikuti terus jalan yang ada hingga akhirnya kita akan mencapai Pantai Pandansari.
Waktu tempuh dari Jogja sekitar 30 menit jika ngebut sampai 1 jam jika bersantai-santai. Cukup mudah dan cepat, bukan?
Pantai ini tidak jauh berbeda dengan pantai-pantai di pesisir selatan Jogja bagian barat ini. Hamparan pasirnya yang luas serta tetumbuhan khas pantai banyak tumbuh di sekitar pantai ini. Ombaknya yang besar dan bibir pantai yang curam membuat pantai ini cukup berbahaya bila digunakan untuk keceh atau bermain air.
Berbeda dengan Pantai Parangtritis yang permukaan pantainya landai, sehingga relatif aman untuk digunakan bermain air. Walau begitu, pengunjung harus tetap berhati-hati bila berkunjung ke pantai-pantai selatan, karena laut-laut selatan memiliki ombak yang besar-besar yang berasal dari Samudera Indonesia.
Walau kurang cocok bila digunakan untuk bermain air, pantai yang terletak di Dusun No. 17 Wonoroto Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul ini justru menjual pemandangannya yang eksotis, terutama mercusuarnya.
Mercusuar yang dibangun pada era Presiden Abdurrahman Wahid ini berbeda dengan mercusuar-mercusuar lainnya. Biasanya mercusuar dibangun di atas pantai berkarang atau tebing-tebing karang yang berfungsi untuk memberitahukan adanya daratan pada kapal-kapal, sehingga kapal tidak menabrak karang.
Mercusuar yang tingginya 45 meter ini justru dibangun untuk keperluan obyek wisata. Di lokasi mercusuar ini bisa ditemukan pondokan yang memang disediakan kepada wisatawan yang hendak menginap. Bila kita ingin menginap di alam terbuka, ada tanah lapang di sekitar pantai ini yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda. Bahkan kita pun bisa naik ke atas menara mercusuar ini dengan membayar ongkos 2000 rupiah per orang.
Ada 8 buah tangga melingkar dan sebuah tangga berdiri yang harus dilalui sebelum mencapai puncak menara ini. Puncaknya yang berupa ruangan berisi lampu berdaya sangat besar ini sangat sempit. Tetapi kita bisa keluar ke balkon untuk melihat panorama pantai dari atas mercusuar. Diameter dari puncak ini kira-kira 2 meter dengan lebar balkon sekitar 1 meter mengelilingi ruang lampu.

Dari atas menara ini, pemandangannya sungguh eksotis. Kebetulan kami berkunjung pada sore hari, sehingga kami bisa melihat matahari yang hampir tenggelam dari atas menara ini.

Puas menikmati pantai dari atas menara, kami pun turun ke pantai. Di sepanjang pantai terdapat lapak-lapak yang menyediakan jasa tempat parkir sepeda motor atau mobil, juga tempat menjual makanan dan minuman. Biasanya tempat ini cukup ramai pada hari Sabtu, Minggu, atau hari libur. Karena kami berkunjung bukan pada hari libur, lapak-lapak ini banyak yang tutup.
Di situ juga terdapat lincak, tempat untuk duduk yang terbuat dari kayu, sehingga kita bisa beristirahat setelah lelah bermain pasir sambil menikmati desiran angin pantai dan mata memandang lepas ke arah horison samudera.
Karena cuaca mendung dan hari mulai gelap, perjalanan kami akhirnya harus diakhiri. Berikut kami sertakan foto-foto eksotis dari pantai ini. Silakan ngiler sampai ngeces-ngeces dan pasang muka pengen..
Hehehe.. ![]()





Blog
Dari Jelata
4 November 2006 09:15:24 pakai
hiks… aku ga ikut,,,
itu pantai cinta penuh kenangan masa sma ku T_T
info tambahan,,,
kalo kita dateng ke pandansari pas hari minggu/hari libur, pasti ditarik karcis masuk…
tapi kalo hari biasa engga
4 November 2006 10:44:25 pakai
wiiiiiiii….. pokok e lek aku dolen nang jogja kudu diajak i dolen ngalor ngidul loh yoooo…
4 November 2006 10:58:10 pakai
mercusuar po merkusuar…ah podho ae..kowe nganggo ejaan bahasa indonesia yang benar yo le…wis pres (fres) kan ? ciu jepang tenan wingi kowe yo le
4 November 2006 17:27:42 pakai
waduh.ndak ikut euy..tapi emang masih perawan sie pantenya..jadi pengen kesana lagi..huhuhu..
4 November 2006 18:45:13 pakai
tambahan foto2 hasil jepretan kang Bahtiar Februari 2006 :
http://bahtiar.fotopages.com/?entry=691892
4 November 2006 19:28:47 pakai
curang,,
*menatap iri se-iri-irinya*
haiyyahh,, dapet babi pula, huhuhu..
*jd sensi krn ga diajak*
5 November 2006 00:19:59 pakai
weh …. pandansari iks …. mantap
kalo dah nyangkut soal pantai2 pokoknya oke punyaa ….
yang pantai …. yang pantai ……
pantainya om … pantainya pak …..
yang cukup perawan ….. yang cukup perawan …..
cukup perawan om …. cukup perawan pak …..
5 November 2006 01:04:32 pakai
wah sing nduwe kamera ga di link to??? hehehehehe…
5 November 2006 04:56:06 pakai
weee ..itu namanya pandansari too .. huaaaaaaaaaa.. iya.. nice and lovely place ..
saya cinta pantai..
i love beach..
and..
i always to go back there…
pada hembusan angin laut serta sapuan ombak…
hihihihi.. kan kan kan.. iki ngisi komen ae nyambi nangis je
pantaiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii *ceprutzzz*
5 November 2006 10:45:32 pakai
@bagonk: matur nuwun informasinya, mas..
5 November 2006 13:34:30 pakai
wah.. pantai lagi diskon ya….
kan banyak kena tsunami mulu tuh..
5 November 2006 23:20:55 pakai
Biasanya khantangga mercusuar tuh khan sempit.. jangan2 bisa naik malah gak brani turun, curam bgt anak tangganya sempit2 lagi.. - mercusuara di Liberia begitu semua soalnya.
Seneng dah bisa mampir kesini, Kind regards from West Africa
9 November 2006 08:03:09 pakai
Hohoho saya jadi teringat waktu diajak anak2 Yogya ksini. Kopdar paling berkesan nih, soalnya bisa maen2 di pantai sampe soreee… (emang baru sore sih jalannya kekekeke)
masih penasaran nih ampe skrg… 
tapi, waktu itu mercusuarnya lg direnov, jd ndak bisa naek deh
4 June 2007 16:33:05 pakai
Pantai Pandansari? itu rumahku broooo…..
aku kan orang wonoroto. he3x
tapi pantainya emang bagus buanget koq.apalagi pas sunset,wuuihhh… mak nyuussss….. indahnya
salut buat sik gawe web iki
12 September 2007 14:36:55 pakai
fotonya kereeennn banget……
asebelumnya aq gak pernah suka ama pantai ato something yang berbau laut gitu tapi waktu liat foto2 kalian di atas koq rasanya aq jadi tertarik ya…..
uuuuhhhhhhhh……jadi pengen……
29 April 2008 09:57:04 pakai
hey,, ni ku asli warga gadingsari… yang punya pante Pandansari.he2….
skrang pantenya tambah lebih bagus,, lebih sip pokoknya. jalannya sudan halussssss banget. Kata siapa ada penarikan restribusi???? G ada kali.. Dijamin gratis!!!!
salam sandenz!!!!!!
28 May 2008 02:06:06 pakai
makasih potonya mas, ngingetin masa sma ku juga je… ( asli jogja tho.. ) kenangan yang lainnya sudah pada kobong and kebakaran, jadi tinggal pante pandan sari itu. cah wonorejo iki… tapi ngungsi ke kaltim. aku malah belum pernah naik mercusuarnya e mas

